:: Info dan Pengumuman ::

Info Terkini
- Penerimaan Pegawai Non-ASN
- Penempatan GASURKES KIA 2017
-
Pertanyaan Seputar Penyakit Virus ZIKA
- Penduduk Sasaran Program Kesehatan 2015 - 2019
- HRIS KOTA SEMARANG

 

  :: P o l l i n g ::  
Bagaimakah informasi & tampilan yang disajikan pada web site ini
  sangat baik
  sudah baik
  cukup baik
  perlu di perbaiki
  Lihat hasil
  Info Semarang  

GERTAGI (Gerakan Cinta Gigiku) Puskesmas Bugangan, langkah awal menuju Indonesia Bebas Karies 2030

ditulis pada 20-08 2017 dibaca 121 kali

Semarang. Gerakan Cinta Gigiku (GERTAGI) sejak dini yaitu suatu gerakan yang ditanamkan sedini mungkin kepada anak-anak agar lebih mencintai giginya dengan cara gosok gigi sehari dua kali secara rutin, mengurangi makanan dan minuman yang manis-manis dan melakukan cek kesehatan gigi 6 bulan sekali. Gerakan ini merupakan salah satu inovasi dari Puskesmas Bugangan Kota Semarang, dengan melakukan kolaborasi antar intas program dan lintas sektor.

Untuk menunjang kegiatan ini, di ciptakan pula Lagu Ayo Gosok Gigi yang merupakan kolaborasi dari  drg. Rahma Defi selaku Kepala Puskesmas Bugangan dan Ibu Tia Hendrar Prihadi (ibu walikota semarang). Lagu tersebut di buat sebagai media edukasi kesehatan gigi, dengan maksud agar anak-anak lebih mudah menerima dan mengingat pesan yang di sampaikan lewat lagu.

“Sesuatu yang baru dan inovatif di kota semarang khususnya di bidang kesehatan, memberikan pesan edukasi kesehatan melalui lagu untuk anak-anak” ujar dr. Widoyono,MPH selaku Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang.

Seperti yang kita ketahui bersama, Kota Semarang sebagai Ibukota Propinsi Jawa Tengah yang notabene memiliki sarana dan prasarana yang paling memadai untuk pelayanan gigi dan mulut, ternyata memiliki prevalensi karies yang lebih tinggi dari nilai provinsi Jawa Tengah yaitu 67%. Kebiasaan gosok gigi pada masyarakat di Kota Semarang sudah mencapai angka 96.2% namun waktu menyikat gigi yang tepat dan dengan cara yang benar baru mencapai 5.8% saja. Hal tersebut menandakan bahwa masyarakat hanya sebatas melakukan sikat gigi saja tetapi belum mempunyai pengetahuan yang baik untuk cara dan waktu yang tepat dalam menyikat gigi.

"Peran orang tua dan guru dalam menjaga kesehatan gigi anak juga di libatkan di dalam kegiatan Gertagi ini. Melalui aplikasi SICIKGU ( sistem Informasi cinta kesehatan gigiku ), guru dan orang tua dapat mengetahui kondisi karies anak berdasarkan faktor resiko yang ada pada anak tersebut.  Guru kami beri pelatihan pengisian aplikasi SICIKGU yang mana di dalamnya terdapat pemeriksaan lubang gigi dan adanya faktor resiko karies pada anak", terang drg. Rahma defi selaku pengagas website ini.
Hasil dari pengisian SICIKGU oleh Guru di 4 TK dan 1 Pos Paud  Kelurahan Bugangan di dapatkan hasil 82 % siswa memiliki resiko tinggi karies, 15 % resiko sedang dan 3 % resiko rendah karies gigi.

Informasi Ruangan Tempat Tidur RS
  Pojok Promkes  
  Aplikasi   SIMDBD
SIM Jamkesmaskota
SP3 Online
Dashboard DKK
SSOF Intranet
SIPP Nakes
Hospital Reporting Information System
Sistem Informasi Cinta Kesehatan Gigiku
  Weblink   Dinkes Provinsi Jateng
Kementrian Kesehatan
WHO
Bappeda Kota Semarang
  Ada Keluhan?  


  Statistik  

73800 Unique visitor

Today : 0 visitors

This month : 0 visitors

Sehat Masyarakatnya, Sehat Kotanya

Dinkes Kota Semarang

Jl. Pandanaran 79 Semarang Telp. 024-8318070 Fax.024-8318771

email: dinkes@semarangkota.go.id  | Twitter: @dkksemarang